Pendaratan penerbangan kali ini disambut oleh birunya laut serta gagahnya Gunung Gamalama. Saya membuang pandang ke luar jendela pesawat dan mengedarkan pandang. Sebuah kejadian langka mendarat di bandara yang berdekatan dengan laut! Selamat datang di Kota Ternate, Pulau Ternate! Ketika mendengar kata 'Ternate', bayangan saya langsung menuju masa dimana kolonialisme masih bercokol di Tanah Air. Kata kunci seperti Kesultanan Ternate dan Tidore, penjajahan, dan rempah-rempah langsung muncul dalam kepala. Memang tak bisa disangkal bahwa sejarah pulau ini erat hubungannya dengan hal-hal tersebut. Ternate, yang dijuluki sebagai kota rempah, merupakan primadona serta surga bagi para penjelajah rempah di masa lalu. Kesan awal saya terhadap...
Happy Birthday! Happy Birthday! ...
Cerita yang paling familiar di telinga Wulan versi kecil adalah dongeng cerita rakyat. Bukannya apa, akses buku saat itu masih terbatas. Tak ada perpustakaan di SD kami. Tak ada perpustakaan di daerah tempat tinggalku. Jadi, selain buku paket yang dipinjamkan dari sekolah, hanya ada dua buku fiksi yang aku punya, Kisah Abu Nawas dan Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara. Dua buku itu dibelikan oleh kakak sulungku yang bekerja di kota. Buku cerita rakyat itu kubaca berulang-ulang hingga lusuh. Dulu, aku hampir ingat sebagian besar alur cerita itu. Ada berbagai macam cerita, dongeng, dan legenda. Tentang Sawunggaling, tentang Candi Prambanan, Umbut Muda dan legenda Sungai Siak,...
Pernah terbersit dalam angan untuk suatu saat berkunjung ke Pulau Sumba. Pulau kecil nan elok yang berada di sebelah ujung barat pulau Flores. Dulu, aku sempat sulit membedakan Pulau Sumba dengan Pulau Sumbawa. Semenjak bekerja di Lombok, saya tak lagi merasa kesulitan membedakannya. Pulau Sumbawa ada di Nusa Tenggara Barat, pulau yang berada di sebelah timur Pulau Lombok dan memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan pulau Lombok. Pulau Sumba, yang juga dikenal sebagai Tanah Marapu atau Tana Humba, termasuk ke dalam wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Ukuran wilayahnya relatif kecil dan terkenal akan keeksotisan padang rumputnya yang menawan serta kuda-kuda di alam...
Aku berlari dan terus berlari Rasanya lelah namun aku tak bisa berhenti Ku berlari tanpa arah yang pasti Tak tahu pula apa yang tengah kucari Hidupku kenapa begini? Jiwa ini sesungguhnya ingin menepiNamun, tahukah kau bahwa aku takut akan sunyi? Senyap dan gelapnya malam membuatku bergidik ngeri Aku terlena akan rayuan dunia Aku terjerat oleh bisikan asmara Oh Kasih, selamatkan diriku yang hina! Tiadakah tempat untukku di surga? Tiap malam hati ini diselimuti gulitaKosong, nihil, hampaAdakah 'utuh' itu untuk hamba? Hamba hanya ingin merasaJakarta, 23 September 2024 Yang dipeluk hampa, Wulan saja ...
Have you heard that the way you dress represents yourself? Or perhaps... the way you dress is one of the way respecting yourself? Maybe most of you already heard about one of those. Me either. I heard it many times. I even got a class about dress code in a scholarship program I joined. Overall, I got the basic knowledge about dress code: about tone mix and match, styles (formal, semi-formal, ethnic, casual, etc), and other things. We are also told that we should be careful about what we wear and it would be even nicer if we give attention about what we...
Beberapa minggu yang lalu, saya bertemu dengan seorang teman, namanya Diaz. Kami sudah berteman sedari SD. Dia sekarang juga bekerja di Jakarta. Walaupun sama-sama di Jakarta, kami jarang sekali bertemu. Dasarnya memang sama-sama sibuk (sepertinya begitu, ya) sehingga susah sekali mencari jadwal yang cocok. Sekalinya ketemu, kami hanya berburu bunga di Pasar Bunga Rawa Belong kemudian dilanjutkan dengan mengobrol-ngobrol ringan. Kalau anak muda jaman sekarang mungkin menyebutnya dengan catch up. Hidup kami tak banyak berubah. Cita-cita dan harapan kamu juga syukur alhamdulillah masih sama. Bagaimana dengan prinsip hidup kami yang mirip? Apakah masih bisa kepegang? Hahahaha... untungnya kami masih bisa mencengkeram prinsip hidup itu...